Selasa, 14 Januari 2014

Dasar – dasar seksual :
¢  Seksualitas yang berkesinambungan
¢  Variasi dan kontinuitas
¢  Kelenturan dorongan seks

¢  Seksualitas yang berkesimbungan
Yang menjamin asosiasi yang berkesinambungan dari kedua jenis. .
¢  Variasi yang kontinuitas
Yang memungkinkan persekutuan seksual yang lestari.
Yang bertentangan dengan keinginan akan kontinuitas.
¢  Kelenturan dorongan seks
Dengan interese seks yang disalurkan melalui suatu pola yang dibentuk masyarakat sebagai pola yang “normal”.

¢  PERBEDAAN SEKS
Perbedaan perilaku pria-wanita diantara manusia didasarkan pada biologi.

Konsepsi seksualitas yang berubah
Ideologi romantis – tradisional
Peran jenis harus jelas dan saling tergantung dengan peran jenis pria sebagai yang unggul.
Ideoogi naturalistis – modern
Peran jenis harus sama untuk pria dan wanita dan harus meningkatkan partisipasi persamaan hak dalam masyarakat.
Seksualitas yang terpusat pada tubuh harus dihindari oleh kaum wanita.
Seksualitas yang terpusat pada tubuh kurang berharga dibandingkan dengan seksualitas yang berpusat pada pribadi.
Seksualitas merupakan emosi yang sangat kuat dan haruslah dihindari oleh wanita.
Emosi seseorang kuat, tetapi dapat dikendalikan baik oleh pria maupun oleh wanita dengan cara yang sama.
Tujuan utama seksualitas adalah senggama heteroseksual dan kenikmatan pria adalah yang terutama.
Tujuan utama seksualitas adalah kenikmatan badani dan kemesraan psikologis dalam berbagai perilaku seksual.
Kasih sayang menyelamatkan seksualitas dari rasa bersalahnya, terutama untuk wanita.
Wawasan seksualitas yang luar harus diterima tanpa ada rasa salah olh kedua jenis.


Faktor – faktor dalam perubahan peran seks
¢  Menurunnya kepercayaan seksis
¢  Perubahan peran tugas
¢  Gerakan yang terorganisasi.

Menurunnya kepercayaan seksis
Seperangkat perbedaan seks yang bersifat bawaan dalam kemampuan dan batasan-batasan yang tidak lagi diyakini oleh orang barpendidikan.
Perubahan peran tugas
Nilai pekerjaan yang dikerjakan seseorang selalu dikaitkan dengan status dan kekuasaannya.
Gerakan yang terorganisasi
Berbagai program tindakan afirmatif berusaha menerapkan perundang-undangan yang ada sementara dorongan terhadap equal rights amandemen berusaha melengkapi penghalang legal terhadap diskriminasi seks.
Analisi marxis tehadap seksisme
¢  Marxis memandang paham seksisme sebagai suatu bentuk eksploitasi kelas, dengan persamaan seks yang tidak mungkin tercapai tanpa persamaan ekonomi.
Kecenderungan masa depan
¢  Dorongan menuju persamaan seks akan bertahan dan berkelanjutan.




Posted by Unknown On 18.14 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Blogger news