Selasa, 14 Januari 2014

Di tulis oleh seorang sufi Persia iaitu Hakim Nizami Ganjavi. Kisah Laila Majnun adalah kisah antara Imra’il Qais dan Laila. Ini adalah kisah perjalanan seorang sufi untuk sampai kepada Tuhannya, pada proses cinta, dimana kecintaan telah membuat Majnun menanggalkan keegoannya, memandang dirinya dan penciptanya sebagai sebuah kesatuan yang tak terpisah, sehingga mencapai tahap peniadaan diri.
Kita dihadapkan pada perjuangan yang bukan saja menembus batas harga diri, tetapi juga mengorbankan darah dan nyawa dari orang-orang yang berpihak. Perjalanan Majnun mencintai Laila, perasaan Laila terhadap Majnun, syair2 yang berada diantara mereka, pilihan hidup mereka yang mempengaruhi orang2 di sekitar mereka, secara keseluruhan menggambarkan berbagai sisi kehidupan.
Bukankah suatu kegilaan bila kita terbakar selamanya dalam nyalaan api. ? Bukankah suatu kegilaan jika tidak makan dan tidur sedikitpun. ? Semakin ubat dicari semakin parah sakitnya.. Begitu dekat, namun terasa begitu jauh..
Hanya kata “Laila” yang sangat berarti. Ketika orang membicarakan hal lain, ia akan menutup telinganya dan mengunci mulutnya.
Katakan padanya: “Orang yang telah mengorbankan segalanya untuk-Mu menyampaikan salam dari jauh. Titipkan sehembus nafas-Mu melalui sang angin untuk memberitahu dia bahawa engkau masih memikirkannya.”
“Oh lilin jiwaku jangan kau siksa diri ku, ketika aku mengelilingimu, kau telah memikatku, kau telah merampas tidurku, akalku juga tubuhku.”
Laila adalah cahaya fajar, Majnun adalah sebatang lilin Laila adalah keindahan, Majnun adalah kerinduan Laila menabur benih cinta, Majnun menyiraminya dengan air mata Laila memegang cawan anggur cinta, Majnun berdiri mabuk oleh aromanya
“Aku bagaikan orang yang kehausan, kau pimpin aku menuju sungai Eufrat, lalu sebelum sempat aku minum, kau menarikku dan kembali ke kawasan panas membara, padang pasir yang tandus !..
Kau mengajakku ke meja jamuan, tapi tidak pernah mempersilakanku makan ! mengapa kau menampakkannya kepadaku di awal, jika tidak pernah berniat untuk membiarkan aku memiliki hartaku.?”
“Aku melihat matanya dalam matamu, lebih hitam dari kegelapan. Namun bayangannya tidak akan kembali oleh hanya kesamaan. Kerana apa yang telah hilang dariku tidak akan digantikan. Dan yang tersisa hanyalah kenangan yang menyakitkan.”
“Setiap hembusan angin membawa harumanmu untukku. Setiap kicauan burung mendendangkan namamu untukku. Setiap mimpi yang hadir membawa wajahmu untukku. Aku milikmu, aku milikmu, jauh maupun dekat. Dukamu adalah dukaku, seluruhnya milikku, di manapun ia tertambat.”
Di alam ini semua hal ditakdirkan untuk binasa, tidak ada yang abadi. Namun, jika Anda “mati” sebelum Anda mati, berpaling dari dunia dan kemunafikan wajahnya, Anda akan meraih keselamatan dalam kehidupan yang abadi. Terserah pada Anda: Anda adalah penentu bagi takdir Anda sendiri. Pada akhirnya kebaikan akan bersatu dengan kebaikan dan keburukan dengan keburukan. Ketika rahasia Anda diteriakkan dari puncak gunung dan gaungnya kembali, Anda akan mengenali suara itu sebagai suara Anda sendiri..
Jalan kita berbeza dan tidak akan pernah bertemu.. Kau adalah sahabat bagi dirimu sendiri. Diriku adalah musuh terbesarku.
Apakah kau fikir akulah yang kau lihat dihadapamu ?.
Kau membayangkan bahawa kau melihatku,
tapi dalam kenyataannya aku tidak ada lagi.
Aku telah tiada dan hanya yang dicintai yang kini tersisa.
Akhirnya seorang sufi bermimpi melihat Majnun berada di samping Tuhan, dan Tuhan membelai-belai kepala Majnun dengan penuh kecintaan dan kasih sayang. Majnun disuruh duduk di samping Tuhan, lalu Tuhan berkata: “Tidakkah engkau malu memanggil Aku dengan nama Laila setelah kau teguk anggur cinta-Ku? “ sufi itu terbangun dalam keadaan cemas, Ia melihat posisi Majnun, tetapi di manakah Laila.. ? Tuhan mengilhamkan dalam hatinya, bahwa posisi Laila lebih tinggi lagi, karena Laila menyembunyikan kisah cinta dalam hatinya. 
Laila..
berlalu masa,saat orang meminta pertolonganku
dan sekarang adakan seseorang penolong
yang akan memberitahu rahsia jiwaku pada Laila?
wahai Lailacinta telah membuatkan aku lemah tak berdaya
sperti anak hilang,jauh dari keluarga dan tidak
memiliki harta..
wahai angin
sampaikan salam ku pada Laila!tanyakan padanya adakah dia masih mahu berjumpa dgnku?
bukankah aku telah berkorban kebahagianku kerananya?
hingga diri ini terbiar,sengsara di padang pasir gersang..
wahai kesegaran pagi yang murni dan indah,
mahukah kau sampaikan kerinduanku pada Laila?
belailah rambutnya yang hitam berkilau,
untuk mengungkapkan dahagacinta yg memenuhi hatiku..
wahai angin mahukah kau membawa keharuman rambutnya kepada ku? sebagai pelepas rindu di hati..

Wallahu a'lam...
Posted by Unknown On 18.58 No comments READ FULL POST

Terapi Untuk Menurunkan Minus pada Mata

Minus atau rabun jauh pada mata bisa disebabkan oleh berbagai faktor atau berbagai hal diantaranya adalah sering dan lamanya menggunakan komputer atau laptop, sering menonton tv dalam jarak dekat, atau pun seringnya bermain menggunakan atau melihat layar tablet atau playstation, seringnya membaca buku, kurangnya mendapat sinar matahari yang cukup, banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung kadar gula dan lain-lainnya yang mengakibatkan mata kurang untuk bisa melihat jarak pandang yang jauh.

Salah satu cara untuk mengurangi minus pada mata adalah dengan cara melakukan terapi untuk mata Anda agar bisa lebih baik dari sebelumnya, diantaranya yaitu:

1. Melakukan senam mata dengan cara sering mengedipkan atau menggerak-gerakkan mata agar mata bisa lebih rileks setelah digunakan untuk bekerja di depan komputer atau laptop, menonton tv atau yang lainnya.

2. Cobalah untuk mengurangi pegunaan kacamata agar mata menjadi tidak menjadi ketergantung dengan kacamata.

3. Latihlah mata Anda dan cobalah untuk melihat pemandangan dengan jarak yang cukup luas atau tempat-tempat yang memiliki jarak pandang yang ;uas, seperti di lapangan, pantai, padang rumput, sawah dan lain-lain. Karena mata biasa digunkan untuk melihat tempat-tempat yang cenderung sempit dan dekat akan membuat mata tidak terbiasa untuk melihat pada jarak pandang yang jauh.

4. Menggunakan lilin untuk alat terapi dengan cara melihatnya selama beberapa detik tanpa mengedipkan mata, konsentrasikan mata Anda pada lilin tersebut.

5. Hindari pemakaian dari kontak lens karena dapat menggangu kinerja kerja pada mata Anda dan juga dapat menimbulkan efek kemerahan pada mata.

6. Jangan terlalu sering mengucek mata anda, cobalah gunakan tetes mata untuk membersihkan mata Anda.

7. Jika bisa gunakan obat tetes mata yang terbuat dari bahan-bahan alami dan bahkan bisa mengurangi mata minus pada Anda.

8. Kurangi untuk membaca atau menonton tv dengan penerangan yang kurang terang, kurangi atau hindari pemakaian komputer, lapto, tablet, maupun bermain playstasion secara berlebihan. Jika mendesak untuk menggunakan komputer atau laptop untuk bekerja, jangan fokuskan mata Anda ke layar saja secara terus-menerus, cobalah untuk menggerakan mata Anda ke sudut-sudut ruangan sebentar, agak mata tidak terlalu perih dan sakit karena menatap layar komputer atau laptop dalam jangka waktu yang cukup lama dan terus-menerus. Anda juga bisa mengurangi pencerahan di layar komputer atau laptob Anda. Jika ingin menonton TV jaga lah jarak yang lumayan jauh dari TV Anda. Jika ingin membaca, Anda juga bisa menggunakan kacamata baca.

9. Pakailah kaca mata hitam jika berpergian dengan sepeda maupun sepeda motor agar mata tidak kemasukan debu atau hewan-hewan kecil dan terhindar dari silau sinar matahari.

10. Selain dengan melakukan cara-cara diatas Anda juga bisa mengkonsumsi makanan, sayuran atau buah-buahan yang mengandung vitamin yang bagus untuk mata Anda seperti daun sirih, bayam, brokoli, alpukat, wortel, dan apel. Telur dan ikan salmon, ikan cod dan ikan tuna yang mengandung omega 3 juga dapat digunakan sebagai vitamin untuk mata. Anda pun bisa mengkonsumsi multivitamin atau suplemen untuk mata.

11. Anda juga harus sering mengistirahatkan mata, agar mata Anda tidak kelelahan dalam menjalani aktivitas-aktivitas yang Anda lakukan. Tidur dan istirahatlah yang culup. Selain baik untuk mata, juga bagi bagi kesehatan tubuh Anda. (or/jun)
- See more at: http://www.perempuan.com/read/terapi-untuk-menurunkan-minus-pada-mata#sthash.Bb83U9Z0.dpuf
Posted by Unknown On 18.52 No comments READ FULL POST

Manfaat - Manfaat Pisang Bagi Kesehatan

manfaat pisang
Manfaat Pisang
Manfaat Pisang - Pisang adalah salah satu buah populer yang banyak dijuampai di pedesaan maupun perkotaan. Pisang kaya akan serat dan mengandung 3 jenis gula alami yakni glukosa, sukrosa, dan fruktosa, yang membuat pisang memiliki berbagai manfaat. Apa saja manfaat pisang bagi kesehatan? Berikut ulasannya:

1. Sebagai Sumber Tenaga.
Kandungan Gula dalam pisang dengan mudah dapat dicerna dan diubah menjadi sumber tenaga, sehingga sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah.

2. Kesehatan Saluran Pencernaan.
Kandungan serat yang dimiliki pisang dapat membantu mengatur sistem pencernaan tubuh serta mempertahankan gerakan usus tetap teratur. Kandungan pektin pada buah pisang mampu mencegah sembelit. Berdasarkan hasil penelitian, rutin makan pisang dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker lambung.

3. Melancarkan Peredaran Darah.
Kandungan kalium dan potasium berfungsi untuk membantu sirkulasi tubuh, sehingga peredaran oksigen ke otak menjadi lancar. Kalium juga mampu membantu denyut jantung jadi teratur, mengurangi resiko terjadinya stroke dan mengatur tekanan darah supaya normal.

4. Meningkatkan Kesehatan Otak.
Caranya dengan mengkonsumsi pisang 3 kali sehari sebagai pencuci mulut, untuk meningkatkan daya tangkap dan konsentrasi.

5. Menurunkan Tekanan Darah.
Manfaat buah pisang berikutnya adalah menetralkan tekanan darah tinggi. Kadar kalium yang cukup tinggi dari buah pisang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi serta stroke. Itulah alasan mengapa para dokter sering menganjurkan pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) untuk mengkonsumsi lebih banyak pisang.

6. Penambah Energi.
Saat memakan pisang kita akan lebih cepat kenyang, hal ini dikarenakan pisang kaya akan kandungan karbohidrat sehat. Karbohidrat inilah yang dapat menampah energi bagi tubuh kita.

7. Menjaga Kesehatan Mata.
Dengan mengkonsuimsi setidaknya tiga buah pisang setiap hari dapat menurunkan resiko gangguan pengelihatan karena usia senja atau biasa disebut degenerasi makula.

8. Menurunkan Berat Badan.
Diet dengan makan 4 buah pisang dan 4 gelas susu non fat atau bisa dengan susu cair setiap hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu,akan membantu menurunkan berat badan. Kalorinya hanya 1250 dan menu ini pas dan cukup menyehatkan.

Itulah manfaat-manfaat buah pisang bagi kesehatan, yang mungkin sebagian orang tidak menyadarinya.

Jika anda tergolong seorang yang suka dengan buah yang satu ini, tidak usah repot bagaimana cara penyajiannya. Karena, buah pisang lezat untuk di konsumsi dalam bentuk apapun. Semoga bermanfaat.
Posted by Unknown On 18.49 No comments READ FULL POST



Grammar Summary
1 Simple present
Use
Use the simple present to talk about situations which are generally or always true.
Form
Present progressive
Use
Use the present progressive to talk about situations which are temporary.
Form
Choose the correct form.
Right now I live / am living with my sister.
She loves / is loving pizza.
3 A What do you do?
       We work/are working in a bank.
4 A What are you doing / do you do now?
               I'm watching / watch TV.
There is / there are
Use
Use there is / there are to talk about things or people in a place.
Form
There is + singular or uncountable noun: There's a tree in the yard.
There are + plural noun: There are big windows.
Correct the mistakes. Check 1,/ the correct sentences.
There's three people swimming in the ocean. There are
There's a boat on the lake.
There are five TVs in the apartment.
There are a bridge over the river.
There are mountains around the city.
There's two cars in front of the house.
Suggestions
Complete the sentences with a phrase from the box.
How about
It's a good idea to       
You could         
You can

   Understanding what you do in
I Why do you sometimes work in pairs or groups?
a Because two or more heads are better than one.
Because it gives you lots of speaking and listening practice  in English!
Because you are sometimes tired.
When reading or listening, what can you do to understand better?
Use things like pictures, titles, and the glossary to help you.
Use a dictionary to look up all the words you don't know.
Don't panic about words you don't know.
When you write in class, how can you improve your writing?
Copy your neighbor's work.
Proofread your work carefully.
Ask your teacher or a friend to help you.
When you don't understand some grammar, what can you do?
Ask your teacher to explain again.
Wait until after class and read the explanation again.
Use the exercises in the unit and the Grammar Summary to help you.
5. Why does the teacher not correct you all the time?
Because some mistakes are not important.
Because your teacher is lazy.
Because some activities are designed to build your confidence and fluency

1 Vocabulary: collocations
Notice how certain words go together: You play tennis. You go jogging.
Match the words/phrases that go together.
Noun/phrase
with your friends
on your cellphone
regular exercise
shopping in the mall
e fast food
TV
your homework
Complete these sentences with some of the combinations.
In my free time, I like hang:ng  ouL wthit one friends.
On weekends,    
In the evenings, 
I like      
I don't like
Work in pairs. Tell each other about your answers.
Reading skills
Work in pairs. Before you read the art below, ask each other these questions.
How old are you?
I'm over/under 18.
A How do you like to spend your leis time?
Hanging out / Reading / Watching Talking on my cellphone / Getting exercise / Eating junk food / Going shopping / Listening to music.
As you read, answer these questions.
What is the most serious health problem for American teenagers?
drugs drinking and driving
being overweight V
How many U.S. teenagers are overweight? v
15 million nine million 20 million
3 Who probably does more exercise? .er girls boys tz
Work in pairs. Talk about these questions.
What surprises you about the articl
Is your lifestyle sedentary or active
3 What about your friends? Your brothers and sisters?
It isn't drugs. It isn't drunk driving. The most serious health threat facing American teenagers today is obesity. Fifteen percent, or almost nine million, of U.S. kids are overweight, according to the Center for Disease Control and Prevention (CDC). The cause? Not overeating or eating junk food, but lazy lifestyles.
The New England Journal of Medicine finds that
Posted by Unknown On 18.43 No comments READ FULL POST

                                                  BAB I

PENDAHULUAN

1.1            Latar Belakang

Sungguh beruntunglah kita karena diciptakan oleh Allah SWT sebagai seorang manusia. Kita diciptakan sempurna dengan bentuk tubuh yang lengkap dan juga diberikan akal fikiran yang membuat manusia beda dengan makhluk ciptaan Allah SWT yang lainnya.
            Sebagai manusia, kita mempunyai hakikat dalam menjalani kehidupan kita didunia ini. Adapun hakikat dari kehidupan manusia yaitu makhluk, mulia, mempunyai beban, bebas, dan mendapatkan pembalasan.
Sehebat-hebat kita, kita hanyalah makhluk ciptaan Allah SWT yang lemah. Kita hanyalah makhluk yang tidak dapat berjalan sendiri tanpa pertolongan dari Allah SWT. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah dalam menjalani kehidupan ini, kita harus meminta pertolongan dari Allah SWT sebagai penguasa kehidupan yang kita jalani saat ini.
            Walaupun sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, manusia merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT berbeda dari makhluk lainnya. Allah SWT menjadikan manusia sebagai makhluk yang mulia karena diberikan akal fikirian kepadanya dengan tujuan agar manusia bisa menggunakan akal fikiran tersebut guna menjadi manusia yang taan kepada Allah SWT sebagai sang pencipta.
            Sebagai makhluk yang mulia, manusia juga diberikan beban oleh Allah SWT. Allah SWT memberikan beban kepada manusia untuk menjadi perwakilan Allah SWT di bumi guna mengelola kekayaan bumi ini untuk kemakmuran manusia itu sendiri dan juga kemakmuran makhluk-makhluk ciptaan Allah SWT yang lainnya.


1.2             Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam mengkaji teori ini adalah :

1.      Bagaimana hakikat manusia ?
2.      Bagaimanakah dimensi hakikat manusia ?
3.      Apa saja jenis–jenis hakikat manusia ?
4.      Bagaimanakah karakteristik manusia ?


1.3             Tujuan
Dari rumusan masalah di atas dapat kita ketahui tujuan dari kajian ini adalah :

1.      Untuk mengetahui hakikat manusia.
2.      Untuk mengetahui dimensi hakikat manusia.
3.      Untuk mengetahui jenis-jenis manusia.
4.      Untuk mengetahui karakteristik manusia.













BAB II
PEMBAHASAN

2.1 HAKIKAT MANUSIA

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diantara yang lainnya karena kita dikaruniai akal, pikiran dan perasaan oleh Tuhan. Maka akan selalu memilih yang terbaik diantara yang dapat diambil.
Hakikat manusia juga memiliki banyak arti, yaitu
a.    Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
b.    Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
c.    Mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
d.    Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
e.    Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
  1. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
  2. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
  3. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.
Kewajiban dan hak, merupakan indikator bahwa manusia sebagai makhluk sosial. Dalam kehidupan, hak dimaknai sebagai sesuatu yang menyenangkan, sedangkan kewajiban dimaknai sebagai beban. Tapi menurut (Drijar Kara, 1978) kewajiban bukan beban, tetapi keniscayaan sebagai manusia, mengenal berarti mengingkari kemanusiaan, sebaliknya melaksanakan kewajiban berarti kebaikan. Pemenuhan akan hak dan pelaksanaan kewajiban berkaitan erat dengan keadilan, dapat dikatakan kedilan terwujud bila hak sejalan dengan kewajiban. Kemampuan menghayati kewajiban sebagai keniscayaan tidak lahir dengan sendirinya, tetapi melalui suatu proses pendidikan (disiplin).
Kehadiran manusia pertama tidak terlepas dari asal usul kehidupan di alam semesta. Asal usul manusia menurut ilmu pengetahuan tidak bisa dipisahkan dari teori tentang spesies lain yang telah ada sebelumnya melalui proses evolusi.
Evolusi menurut para ahli paleontology dapat dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat evolusinya, yaitu : Pertama, tingkat pra manusia yang fosilnya ditemukan di Johanesburg Afrika Selatan pada tahun 1942 yang dinamakan fosil Australopithecus. Kedua, tingkat manusia kera yang fosilnya ditemukan di Solo pada tahun 1891 yang disebut. pithecanthropus erectus. Ketiga, manusia purba, yaitu tahap yang lebih dekat kepada manusia modern yang sudah digolongkan genus yang sama, yaitu Homo walaupun spesiesnya dibedakan. Fosil jenis ini di neander, karena itu disebut Homo Neanderthalesis dan kerabatnya ditemukan di Solo (Homo Soloensis). Keempat, manusia modern atau Homo sapiens yang telah pandai berpikir, menggunakan otak dan nalarnya.


Hakikat manusia terdiri atas aspek – aspek, sebagai berikut:
1.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK TUHAN
Manusia adalah subjek yang memiliki kesadaran (consciousness) dan penyadaran diri (self – awarness). Karena itu, manusia adalah subjek yang menyadari keberadaannya, ia mampu membedakan dirinyadengan segala sesuatu yang ada di luar dirinya (objek) selain itu, manusia bukan saja mampu berpikir tentang diri dan alam sekitarnya, tetapi sekaligus sadar tentang pemikirannya. Namun, sekalipun manusia menyadari perbedaanya dengan alam bahwa dalam konteks keseluruhan alam semesta manusia merupakan bagian daripadanya.
Manusia berkedudukan sebagai makhluk tuhan YME maka dalam pengalaman hidupnya terlihat bahkan dapat kita alami sebdiri adanya fenomena kemakhlukan (M.I. Soelaeman, 1998). Fenomena kemakhlukkan ini, antara lain berupa pengakuan atas kenyataan adanya perbedaan kodrat dan martabat manusia daripada tuhannya. Manusia merasakan dirinya begitu kecil dan rendah di hadapan Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Tinggi. Manusia mengakui keterbatasan dan ketidakberdayaannya dibanding tuhannya Yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa. Manusia serba tidak tahu, sedangkan Tuhan serba Maha Tahu. Manusia bersifat fana, sedangkan Tuhan bersifat Abadi, manusia merasakan kasih sayang TuhanNya, namun ia pun tahu pedih siksaNya. Semua melahirkan rasa cemas dan takut pada diri manusia terhadap tuhannya. Tetapi dibalik itu diiringi pula dengan rasa kagum, rasa hormat, dan rasa segan karena TuhanNya begitu luhur dan suci. Semua itu menggugah kesedian manusia untuk bersujud dan berserah diri kepada PenciptaNya. Selain itu, menyadari akan Maha Kasih SayangNya Sang Pencipta maka kepadaNya-lah manusia berharap dan berdoa. Dengan demikian, dibalik adanya rasa cemas dan takut itu muncul pula adanya harapan yang mengimplikasikan kesiapan untuk mengambil tindakan dalam hidupnya.
2.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Sebagaimana Anda alami bahwa manusia menyadari keberadaan dirinya sendiri. Kesadaran manusian akan dirinya sendiri merupakan perwujudan individualitas manusia. Manusia sebagai individu atau pribadi merupakan kenyataan yang paling riil dalam kesadaran manusia. Sebagai individu, manusia adalah satu kesatuan yang tak dapat dibagi, memiliki perbedaan dengan manusia lainnya sehingga bersifat unik, dan merupakan subjek yang otonom.
Setiap manusia mempunya dunianya sendiri, tujuan hidupnya sendiri. Masing-masing secara sadar berupaya menunjukkan eksistensinya, ingin menjadi dirinya sendiri atau bebas bercita – cita untuk menjadi seseorang tertentudan masing – masing mampu menyatakan “inilah aku” ditengah segala yang ada. Setiap manusia mampu mengambil distansi, menempati posisi, berhadapan, menghadapi, memasuki, memikirkan, bebas mengambil sikap, dan bebas mengambil tindakan atas tanggung jawabnya sendiri atau otonom. Karena itu, manusia adalah subjek dan tidak sebagai objek.
3.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Manusia adalah makhluk individual, namun demikian ia tidak hidup sendirian, tak mungkin hidup sendirian, dan tidak pula hidup untuk dirinya sendiri. Manusia hidup dalam keterpautan dengan sesamanya. Dalam hidup bersama dalam sesamanya (bernasyarakat) setiap individu menempati kedudukan (status) tertentu. Disamping itu, setiap individu mempunyai dunia dan tujuan hidupnya masing-masing, mereka juga mempunyai dunia bersama dan tujuan hidup bersama dengan sesamanya. Selain dengan adanya kesadaran diri, terdapat pula kesadaran sosial pada manusia. Melalui hidup dengan sesamanyalah manusia akan dapat mengukuhkan eksistensinya. Sehubungan dengan ini Aristoteles menyebut manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat.
Setiap manusia adalah pribadi (individu) dan adanya hubungan pengaruh timbal balik antara individu dengan sesamanya maka idiealnya situasi hubungan antara individu dengan sesamanya itu tidak merupakan hubungan anatara subjek dengan objek, melainkan subjek dengan subjek.
4.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERBUDAYA
Manusia memiliki inisiatif dan kreatif dalam menciptakan kebudayaan, hidup berbudaya, dan membudaya. Kebudayaan bukan sesuatu yang ada diluar manusia, bahkan hakikatnya meluputi perbuatan manusia itu sendiri. Manusia tidak terlepas dari kebudayaan, bahkan manusia itu baru menjadi manusia karena dan bersama kebudayaannya (C.A. Vanpeursen,1957). Sejalan dengan ini Ernt Cassirer menegaskan bahwa “manusia tidak menjadi manusia karena sebuah factor didalam dirinya, misalnya naluri atau akal budi, melainkan fungsi kehidupannya, yaitu pekerjaannya, kebudayaanya. Demikianlah kebudayaan termasuk hakikat manusia” (C.A. Vanpeursen, 1988).
Kebudayaan tidak bersifat statis, melainkan dinamis. Kodrat dinamika pada diri manusia mengimplikasiakn adanya perubahan dan pembaharuan kebudayaan. Hal ini tentu saja didukung pula oleh pengaruh kebudayaan masyarakat atau bangsa lain terhadap kebudayaan masyarakat yang bersangkutan. Selain itu, mengingat adanya dampak positif dan negative dari kebudayaan terhadap manusia, masyarakat kadang-kadang terombang ambing diantara 2 relasi kecenderungan. Disatu pihak ada yang mau melestarikan bentuk lama (tradisi), sedang yang lain terdorong untuk menciptkan hal-hal yang baru (inovasi).
5.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SUSILA
      Dalam uraian terdahulu telah dikemukakan bahwa manusia sadar akan diri dan lingkungannya, mempunyai potensi dan kemampuan untuk berpikir, berkehendak bebas, bertanggung jawab, serta punya potensi untuk berbuat baik. Karna itulah, eksistensi manusia memiliki aspek kesusilaan.
      Sebagai makhluk yan otonom atau memiliki kebebasan, manusia selalu dihadapkan pada suatu alternative tindakan yang harus dipilihnya. Adapun kebebasan berbuat ini juga selalu berhubungan dengan norma-norma moral dan nilai-nilai moral yang juga harus dipilihnya. Karena manusia mempunyai kebebasan memilih dan menentukan perbuatannya secara otonom maka selalu ada penilaian moral atau tuntunan pertanggung jawaban atas perbuatannya.
6.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERAGAMA
        Aspek keberagaman merupakan salah satu karakteristik esensial eksistensi manusia  yang terungkap dalam bentuk pengakuan atau keyakinan akan kebenaran suatu agama yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Hal ini terdapat pada manusia manapun, baik dalam rentan waktu (dulu-sekarang-akan datang) maupun dalam rintang geografis dimana manusia berada. Keberagaman menyiratkan adanya pengakuan dan pelaksanaan yang sungguh atas suatu agama.
   Dilain pihak, Tuhanpun telah menurunkan wahyu melalui utusan-utusanNya, dan telah menggelar tanda-tanda di alam semesta untuk dipikirkan manusia agar manusia beriman dan bertaqwa kepadaNya. Manusia hidup beragama karena agama menyangkut masalah-masalah yanag bersifat mutlak maka pelaksanaan keberagaman akan tampak dalam kehidupan sesuai agama yang dianut masing-masing individu. Hal ini baik berkenaan dengan sistem keyakinannya, system peribadatan maupun berkenaan dengan pelaksanaan tata kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan tuhannya, hubungan manusia dengan manusia serta hubungan manusia dengan alam.

2.2 DIMENSI HAKIKAT MANUSIA
         Dimensi dalam bahasa latinnya adalah dimensio merupakan ukuran. Manusia memiliki karakteristik yang membedakannya dengan hewan, manusia juga memiiki dimensi yang bersifat unik, potensial, dan dinamis.
Ada 4 (empat) macam dimensi manusia:
1. Dimensi Individual
                Sebagai mahkluk individu, manusia bersifat unik dan khas karena tidak ada manusia yang sama persis. Walaupun ada yang mirip, belum tentu sifatnya sama.
  2. Dimensi Religius
                   Sebagai mahkluk religius, manusia mengakui adanya kekuatan lain di luar diri manusia yang sifatnya supranatural, yang secara umum disebut Tuhan.
3. Dimensi Kesosialan
                        Manusia disamping sebagai mahluk individual, dia juga mahluk sosial.        Socrates mengatakan manusia adalah “Zoon Politicon” (Mahluk/hewan yang         bermasyarakat). Dimensi kesosialan pada manusia tampak jelas pada        dorongan untuk bergaul manusia tidak dapat hidup seorang diri (terisolir). Manusia hanya akan menjadi manusia jika berada di antara manusia.           Individualitas manusia terbentuk melalui proses interaksi (pendidikan)
    4.   Dimensi Kesusilaan
                      Sebagai mahkluk susila, manusia akan memunculkan suatu nilai untuk         membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dalam hubungannya   dengan manusia yang lainnya.
     Pengembangan Dimensi Hakekat Manusia

     1. Pengembangan yang Utuh

                        Tingkat keutuhan perkembangan dimensi hakekat manusia ditentukan         oleh dua faktor, yaitu kualitas dimensi hakekat manusia itu sendiri secara   potensial dan kualitas pendidkan yang disediakan untuk memberikan     pelayanan.
                        Pengembangan dimensi hakekat manusia yang utuh diartikan sebagai          pembinaan terpadu terhadap pembinaan dimensi hakekat manusia sehingga        dapat tumbuh dan berkembang secara selaras.Perkembangan yang dimaksud            mencakup yang bersifat horizontal (yang menciptakan keseimbangan) dan      yang bersifat vertical (yang mnciptakan ketinggian martabat manusia).        Dengan demikian secara totalitas membentuk manusia yang utuh.

  2. Pengembangan yang Tidak Utuh

                        Pengembangan yang tidak utuh terdapat dimensi hakekat manusia akan terjadi didalam proses pengembangan ada unsur dimensi hakekat     manusia yang terabaikan untuk ditangani,misalnya dimensi kesosilaan             didominasi oleh pengembangan dimensi keindividualan ataupun domian     afektif didominasi oleh pengembangan domain kognitif. Pengembangan yang          tidak utuh berakibat terbentuknya kepribadian yang pincang dan tidak       mantap.pengembangan yang semacam ini merupakan pengembangan yang patologis
              Jika dalam mengembangkan dimensi manusia yang baik ada yang    terabaikan, maka manusia itu akan memiliki kepribadian yang tidak mantap.

2.3  JENIS – JENIS HAKIKAT MANUSIA
Jenis - jenis hakikat manusia sebagai berikut:
1.      Kodrat adalah sesutau yang tidak bisa dirubah atau sifat pembawaan alamiah yang terjelma dalam diri manusia itu ketika diciptakan oleh tuhan.
2.      Harkat adalah nilai manusia sebagai mahluk tuhan yang di bekali cipta,rasa,karsa dan hak-hak serta kewajiban assasi manusia.
3.      Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat
4.      Hak assasi adalah sesuatu atau sebuah anugrah yang diberikan oleh tuhan kepada umatnya dari kita lahir.
5.      kewajiban manusia terhadap Tuhan yang Maha Esa yaitu: a) menganut agama, b) beribadah kepada tuhan, c) menunaikan tugas yang di perintah oleh tuhan dan menjauhi larangannya.
6.      kewajiban manusia terhadap diri sendiri yaitu: a) menjaga diri sendiri baik fisik maupun mental, b) menjaga nama baik sendiri,  c) mengembangkan potensi yang ada pada diri kita sendiri.
7.      kewajiban manusia terhadap sesama mahluk hidup yaitu: a) saling membantu satu sama lain (siamotutiprateli), b) toleransi terhadap orang lain, c) saling menghargai satu sama lain, d) intinya kita semua saudara
8.      kewajiban manusia terhadap negara dan bangsa yaitu: a) membentuk karakter atau diri individu berdasarkan pancasila, b) kesadaran diri wajib bela negara atau bangsa, c) mengabdi kepada manusia sesuai propesi, d) mengikuti pendidikan kewarganegaraan.
2.4 KARAKTERISTIK MANUSIA
Karakter manusia dapat di bedakan menjadi 4 karakteristik, yaitu
1.      Psikoanalisis,
2.      Behavioristik,
3.      Kognitif,
4.      Humanistic.

Psikoanalisis merupakan suatu aliran psikologi dimana individu ini dipengaruhi oleh 3 subsistem yang mengarahkannya untuk bertindak, salah satu tokoh yang bernama siegmun freud menggambarkan tentang 3 subsistem tersebut yakni id, ego dan super ego. Id merupakan subsistem yang ada sejak manusia itu dilahirkan, id ini yang mendorong agar individu tersebut bertindak namun dari alam yang tidak sadar ibarat gunung es yang mengambang itu yang kelihatan di permukaan hanyalah ujung gunung yang sedikit, jadi id ini berada di bawah permukaan yakni alam tidak sadar. Sifat-sifat ini dapat di contohkan dengan sikap egois, bicara yang tidak sopan dan lain sebagainya, id ini tidak bisa membedakan mana yang baik, benar, salah, moral atau tidak bermoral. Subsistem yang berikutnya adalah ego yakni subsistem yang menjembatani id, jadi ego ini menahan id agar tidak sampai melakukan hal-hal yang yang dirasa perlu dipikirkan lebih dahulu. Misalkan sesorang yang terserempet mobil, tanpa sadar dia telah mengumpat dan berbicara kasar terhadap yang telah menyerempet namun, ketika melihat orang tersebut ternyata orang itu pernah membantunya pada waktu pasti orang tersebut akan berpikir-pikir dulu akan akan melakukan hal-hal yang telag diprogram oleh id. Ego ini menahan tindakan-tindakan tersebut. Super ego yakni subsistem yang mengawasi dan mengontrol jalannya id dan ego sehingga tidak semata-mata seorang tersebut harus langsung melakukan tindakan-tindakan bawah alam sadar mereka. Tindakan tersebut dapat dikontrol dengan superego ini. Manusia pasti merasakan proses ketiga subsistem tersebut dari id ke ego dan sampai ke superego.
Behavioristik merupakan aliran psikologi dimana seseorang dipengarhi oleh lingkungan, manusia dalam aliran ini dinamakan dengan homo mechanicus yaitu manusia mesin. Yakni manusia yang di gerakkan oleh mesin, dia mau bergerak ketika sudah diprogram dan di suruh untuk bergerak. Pengaruh lingkungan sangat besar jadi seseorang tersebut langsung terpengaruh dengan apa yang terjadi pada saat itu dan langsung memberikan rangsangan. Bisa di contohkan seorang anak dapat di bentuk karakternya menjadi penakut bila anak tersebut ditakut-takuti, anak tersebut langsung memberikan respon dari apa yang telah diketahuinya.
       Kognitif yakni aliran psikologi dimana manusia tersebut masih menggunakan pikirannya untuk merenung dan berpikir kembali apa yang telah diterimanya, jadi individu tersebut tidak langsung melakukan respon namun di telaah terlebih dahulu dan di cari sebabnya mengapa bisa begitu. Kalau behavioristik jika individu itu di takut-takuti maka akan langsung takut berbeda dengan kognitif, dia akan mencari tahu kenapa hal tersebut perlu di takuti sehingga ibarat komputer setelah data itu masuk maka akan di proses dahulu sebelum data itu akan keluar sebagai output.
       Humanistic merupakan aliran psikologi yang memanusiakan manusia maksudnya aliran ini meyakinkan manusia tersebut bahwa dalam dirinya itu terdapat potensi, kretivitas dan kemampuan sehingga individu tersebut dapat bertanggung jawab atas dirinya.
       Tidak semua individu memiliki keempat kerakteristik tersebut, karena karakteristik tersbut sifatnya labil dan berubah-ubah tidak mungkin tetap, dimisalkan saja untuk hari ini bisa jadi individu tersebut humanistic dan hari kemarin bisa juga kognitif, jadi tidak bisa diklaim yang mana karakteristik orang tersebut Cuma dapat dibaca ketika individu tersebut bertindak.
BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
                        Manusia pada hakikatnya adalah mahluk yang selalu belajar dan      dipelajari . Sifat hakekat manusia menjadi bidang kajian filsafat, khusnya         filsafat antrofologi. hal ini menjadi keharusan oleh karena pendidikan             bukanlah sekadar soal peraktek melainkan peraktek yang berlandaskan dan             bertujuan. Sedangkan landasan dan tujuan pendidikan itu sendiri sifatnya filosofis normatif. Besifat filosofis karena untuk mendapatkan landasan yang             kukuh diperlukan adanya kajian yang bersifat mendasar, sistematis dan      universal tentang ciri hakiki manusia. Potensi kemanusiaan merupakan benih   kemungkinan untuk menjadi manusia. Manusia memiliki ciri khas yang secara   prinsipiil berbeda dari hewan. Ciri khas manusia yang membedakannya dari            hewan terbentuk dari kumpulan terpadu dari apa yang disebut sifat hakikat            manusia. Disebut sifat hakikat manusia karena secara hakiki sifat tersebut      hanya dimiliki oleh manusia dan tidak terdapat pada hewan.
                        Oleh karena itu, sangat strategis jika pembahasan tentang hakekat   manusia ditempatkan pada seluruh pengkajian tentang pendidikan, Bersifat        normatif  karena pendidikan mempunyai tugas untuk menumbuhkembangkan          sifat hakikat manusia tersebut sebagai sesuatu yang bernilai luhur,dan hal itu             menjadi keharusan. Manusia juga merupakan suatu pribadi yang selalu        mencari tau tentang apa yang belum diketahuinya.

Posted by Unknown On 18.39 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Blogger news